MANFAAT BUNGA ROSELLA SEBAGAI OBAT TRADISIONAL PENYAKIT DARAH TINGGI

Manfaat Bunga Rosella Sebagai Obat Tradisional Penyakit Darah Tinggi – Pada awalnya bunga rosella (Hibiscus sabdariffa) banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias, karena kecantikan warna bunganya. Namun, setelah diketahui khasiatnya sebagai obat tradisional, pemanfaatan tanaman ini selain sebagai tanaman hias juga banyak digunakan dalam pengobatan. Tanaman rosella merupakan salah satu jenis tanaman obat yang berasal dari benua Afrika. Khasiat tanaman ini sebagai obat tradisional sudah diketahui sejak lama. Berbagai penyakit dapat disembuhkan dengan pengobatan tradisional dari bunga rosella ini. Tak terkecuali khasiat bunga rosella sebagai obat untuk penyakit darah tinggi. Berbagai penelitian ilmiahpun telah dilakukan untuk menguji khasiat bunga rosella sebagai obat darah tinggi.

Tanaman yang banyak dimanfaatkan kelopak bunganya ini memiliki khasiat yang ampuh. Hal ini diperkuat dengan tinjauan medis, yang mengungkapkan bahwa mengonsumsi kelopak bunga rosela secara teratur dapat menyembuhkan beberapa penyakit berat dengan khasiat yang setara pengobatan modern atau farmakologi. Hal ini terutama untuk menyembuhkan penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi dan asam urat.

Penelitian terhadap ekstrak bunga rosela sebagai obat tradisional darah tinggi sudah banyak dilakukan berbagai kalangan. Seorang peneliti dari Institute of Food Nutrition and Human Health, Massey Universiti, yang melakukan penelitian pada ekstrak bunga rosella yang telah dikeringkan pada suhu 50°C selama 36 jam sebanyak 3 gram. Bunga rosella kering kemudian dilarutkan dengan 300 ml air, kemudian air larutan dimasukkan ke dalam tabung spektrofotometer. Dari penelitian tersebut, diperoleh hasil kandungan antioksidan sebanyak 24% dan antosianin sebanyak 51%.

Pada penelitian lain menyebutkan dengan memberikan obat herbal bunga rosella yang mengandung 9,6 miligram antosianin secara rutin setiap hari pada penderitan tekanan darah tinggi, maka dalam waktu empat minggu akan mendapatkan hasil penurunan tekanan darah dengan tingkat penurunan yang setara dengan pemberian captopri sebanyak 50 miligram per hari. Kandungan antosianin tersebut dapat diperoleh dari 10 gram kelopak bunga rosela kering yang dilarutkan dalam 500 ml air.

Penelitian juga pernah dilakukan pada 31 orang penderita tekanan darah tinggi yang secara rutin mengonsumsi obat tradisional rosella. Dalam waktu duabelas hari terjadi penurunan tekanan darah sistolik sebesar 11,2% dan diastolik sebesar 10,7%.



Khasiat bunga rosella sebagai obat darah tinggi juga telah dirasakan secara empiris oleh seorang wanita berusia 66 tahun. Saat berumur 45 tahun, wanita tersebut sering mengalami sakit kepala, yang pada waktu itu dianggap sebagai sakit kepala biasa. Namun lama-kelamaan sakit kepala tersebut semakin hari semakin parah. Baru setahun kemudian berdasarkan hasil diagnosa medis ia dinyatakan mengidap penyakit darah tinggi. Limabelas tahun ia jalani dengan menggantungkan obat-obatan kimia untuk mengatasi penyakit darah tingginya. Pada saat usianya menginjak 62 tahun, ia mendapatkan informasi mengenai khasiat bunga rosella sebagai obat darah tinggi dari seorang temannya. Kemudian ia mulai rajin mengonsumsi teh bunga rosella. Setelah satu bulan menjalani terapi, ia merasakan perubahan yang luar biasa pada kesehatan dan kebugaran tubuhnya. Sakit kepala yang selalu datang dirasakan sudah hilang sama sekali. Begitu pula dengan ketegangan-ketegangan pada leher yang kerap muncul setiap waktu, sudah tidak pernah dirasakan lagi. Saat ia memeriksakan diri ke dokter, tekanan darahnya turun dari pemeriksaan yang dilakukan sebulan sebelumnya, yaitu dari 200 mmHg menjadi 120 mmHG.

Pengujian khasiat bunga rosella sebagai obat tradisional darah tinggi juga dilakukan oleh seorang peneliti dari Sudan Research Unit, Institute of African and Asian Studies, yang menyatakan bahwa kelopak bunga rosella bersifat hipotensif-antihipertensi dan antikejang pernapasan. Hasil pengujian tersebut kemudian dilakukan kembali pada tiga puluh tujuh tahun kemudian oleh peneliti yang berbeda. Pengujian ulang dengan melakukan uji klinis terhadap sifat antihipertensi kelopak bunga rosella. Dilakukan oleh dua orang penguji dari Shaheed Beheshti University of Medical Sciences and Health Services, Teheran, Iran, dan melibatkan sebanyak 54 pasien yang menderita tekanan darah tinggi. Para penderita tekanan darah tinggi tersebut diberi secangkir teh dari tiga kuntum kelopak bunga rosella setiap hari. Pada hari keduabelas, tekanan sistolik turun rata-rata 11,2% sedangkan tekanan diastolik turun rata-rata 10,7%. Kemudian pemberian teh kelopak bunga rosella tersebut dihentikan. Dan pada hari ketiga setelah menghentikan pemberian teh rosella, terjadi peningkatan tekanan sistolik rata-rata 7,9% dan diastolik 5,6%.

Dari berbagai penelitian tersebut, membuktikan bahwa bunga rosella memiliki khasiat yang sangat ampuh untuk menyembuhkan penyakit darah tinggi. Oleh karena itu, jika Anda mengalami penyakit darah tinggi, tak ada salahnya untuk mencoba terapi menggunakan herbal rosella ini.

ARTIKEL POPULER