KHASIAT DAN MANFAAT MINYAK ZAITUN BAGI KESEHATAN

Khasiat Dan Manfaat Minyak Zaitun Bagi Kesehatan – Pohon zaitun berasal dari daerah mediterania, yaitu jenis pohon kecil tahunan yang hijau abadi. Buah zaitun muda dapat dimakan dalam bentuk segar atau mentah dan dapat juga diawetkan. Sementara, buah zaitun yang sudah tua banyak dimanfaatkan untuk diambil minyaknya, yang sangat dikenal dengan sebutan minyak zaitun dan diketahui memiliki manfaat dan khasiat besar dalam kesehatan manusia.

Kandungan Minyak Zaitun

Minyak zaitun yang diambil dari buah tua dan masak memiliki kualitas baik dengan daya tahan yang stabil. Pada umumnya bersifat dingin dan lembab. Berikut ini kandungan nutrisi yang terdapat dalam seratus gram minyak zaitun :
Air : 70,8 gram
Lemak : 18,6 gram
Serat : 1,7 gram
Protein : 1,2 gram
Kalsium : 70 mg
Vitamin C : 3 mg
Vitamin B2 : 0,18 mg
Vitamin B3 : 0,1 mg
Vitamin B1 : 0,01 mg
Vitamin A : 200 IU
Vitamin E : 2,3 IU.

Selain kandungan tersebut di atas, juga mengandung nutrisi-nutrisi penting lainnya yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, seperti asam lemak esensial, kalium, zat besi, dan vitamin K. Dengan kandungan tersebut, minyak yang dikenal juga dengan nama olive oil ini berkhasiat untuk melawan penyakit kanker, meredakan arthritis, mencegah serangan penyakit jantung, mencegah penyakit diabetes, pereda nyeri, mencegah terjadinya pengeroposan tulang, mencegah kepikunan, dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan virus HIV.

Kualitas Minyak Zaitun




Minyak yang diambil dari perasan buah Olea europaea ini terdiri dari beberapa kelas yang dikelompokkan berdasarkan kualitasnya. Minyak yang berasal dari buah zaitun berkualitas, dengan teknik perasan dingin atau Cold Pressed Oil dan tidak menggunakan pelarut organik, merupakan minyak dengan kualitas terbaik, yang dikenal dengan sebutan Extra Virgin. Minyak zaitun dengan kualitas tersebut memiliki tingkat keasaman di bawah satu persen. Minyak ini memiliki rasa buah cukup kuat dan mengandung polifenol cukup tinggi sehingga bermanfaat sebagai antioksidan yang cukup ampuh.

Minyak dengan kualitas di bawah Extra Virgin dikenal dengan sebutan Virgin, yaitu minyak zaitun yang diperoleh dengan teknik pemerasan secara mekanik dan dilakukan tanpa pemanasan. Minyak ini memiliki tingkat keasaman antara satu hingga satu setengah persen.

Sedangkan kelas ketiga adalah dikenal dengan istilah Pure, yaitu produk minyak zaitun yang merupakan campuran dari minyak hasil sulingan buah zaitun, bahan kimia, dan minyak Virgin, yang memiliki tingkat keasaman antara 3-4%. Harga minyak Pure ini lebih murah dibanding dengan minyak Extra Virgin dan Virgin.

Pada kelas berikutnya adalah minyak yang terbuat dari sisa perasan pertama buah zaitun dengan menambahkan sedikit minyak virgin. Kualitas ini biasa disebut dengan Extrated and Rafined, dan biasanya pada kemasan tertulis “Made from refined olive oil”.

Kualitas terakhir adalah Pomace, yaitu minyak yang diperoleh dari sisa perasan kedua dengan menambahkan sedikit minyak virgin sebagai penguat rasa. Kualitas ini memiliki tingkat keasaman antara 5-10% dan merupakan salah satu produk termurah dibanding kualitas-kualitas sebelumnya.

Selain pengelompokan berdasarkan kualitas tersebut di atas, di pasaran juga terdapat produk-produk minyak zaitun yang dikelompokkan atau dikelaskan berdasarkan kriteria lain. Beberapa produk tersebut adalah Extra Virgin Olive Oil, Virgin Olive Oil, dan Extra Light Olive Oil.

Khasiat dan Manfaat Minyak Zaitun pada Zaman Nabi Muhammad SAW

Manfaat minyak zaitun dalam bidang kesehatan telah diketahui sejak jaman dulu dan telah dilakukan semenjak 6000 tahun lalu. Hipocrates pada 400 tahun SM telah menggunakan minyak ini sebagai resep untuk terapi para pasiennya. Pada jaman para nabi, minyak zaitun banyak dimanfaatkan sebagai minyak goreng, bahan pembuat sabun, alat pelumas, bahkan sebagai bahan bakar penerangan di rumah. Bahkan khasiat dan manfaat minyak zaitun bagi kesehatan manusia juga tertulis di dalam Al Qur'an, tepatnya pada surat al-Mukminun [23]:20.

Buah zaitun yang masih mudah banyak dimanfaatkan untuk dimakan sebagai buah segar. Bahkan hingga saat ini penduduk Timur Tengah masih mengandalkan minyak yang diambil dari pohon Olea europaea ini sebagai sumber minyak nabati. Buah ini juga biasa digunakan untuk sarapan dan makan malam. Bahkan buah zaitun menjadi buah wajib yang mereka konsumsi setiap hari.

Khasiat Dan Manfaat Minyak Zaitun Sebagai Obat Tradisional Alami

Terlepas dari perbedaan kualitas yang telah disebutkan di atas, secara umum manfaat minyak zaitun sangat besar perannya bagi kesehatan manusia. Minyak ini telah diakui oleh berbagai kalangan di seluruh dunia sebagai minyak tersehat, bahkan berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Karena khasiatnya yang begitu besar dalam meningkatkan kesehatan, minyak ini akhirnya menjadi sebuah produk berharga, bahkan sering disebut sebagai emas cair. Salah satu manfaat minyak zaitun adalah untuk mencegah serangan penyakit jantung koroner, yaitu suatu penyakit yang diakibatkan oleh penyempitan pembuluh darah, sehingga suplai darah dan oksigen ke jantung menjadi terhambat. Bahkan menurut beberapa penelitian, minyak hasil perasan buah zaitun ini juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah karena kandungan omega 9 yang cukup tinggi. Omega 9 merupakan salah satu senyawa yang dapat menekan LDL (Low Density Lipoprotein) atau biasa disebut sebagai kolesterol jahat.

Minyak hasil perasan buah zaitun diperkaya dengan kandungan beberapa senyawa penting, seperti klorofil, fenol, tokoferol, sterol, pigmen, dan squalene. Kandungan senyawa tersebut membuat minyak ini berkhasiat dalam meningkatkan kesehatan dan menjaga kecantikan, sehingga sangat dianjurkan dikonsumsi para wanita yang selalu ingin menjaga kecantikan kulitnya. Sementara kandungan senyawa polifenol berkhasiat sebagai antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas dan memperbaiki sel-sel kulit yang rusak, sehingga berperan dalam menjaga tubuh agar tetap awet muda. Sedangkan squalene dapat berperan sebagai antioksidan untuk menjaga kesehatan kulit agar terlihat lebih muda. Kandungan klorofil yang cukup tinggi juga dapat berfungsi sebagai antioksidan dan agen atiaging.

Besarnya manfaat minyak zaitun bagi kesehatan, membuatnya direkomendasikan sebagai pengganti minyak jenuh untuk mencegah resiko obesitas. Menurut hasil riset yang dimuat oleh The British Journal of Nutrition, penggunaan olive oil untuk menggantikan minyak jenuh biasa selama empat minggu, tanpa mengubah pola makan, dapat mengurangi berat badan antara dua hingga tiga kilogram.

Kandungan asam linoleik pada buah zaitun juga bermanfaat bagi ibu-ibu yang sedang menyusui. Asam linoleik diketahui dapat meningkatkan pertumbuhan bayi dan mengurangi resiko bayi terhadap penyakit kulit. Bahkan, organisasi-organisasi kesehatan dunia, tidak terkecuali WHO, menganjurkan kepada masyarakan yang beresiko tinggi terhadap serangan penyakit diabetes dan arterioclerosis, untuk mengonsumsi olive oil dengan kandungan asam linoleik paling tidak 30%.

Kandungan unsur klorin yang terdapat pada olive oil berperan dalam meningkatkan fungsi liver. Dengan fungsi liver yang lebih sehat, maka aktifitas pengeluaran bahan buangan dalam tubuh menjadi lebih baik, sehingga kesehatan dan kebugaran tubuh akan lebih baik. Unsur tersebut juga bermanfaat bagi kesehatan serabut arteri otak. Sementara kandungan kalsium yang juga cukup tinggi, berperan dalam menjaga kesehatan dan kekuatan rangka tubuh.

Minyak zaitun juga berperan dalam mengurangi produksi asam pencernaan, sehingga penggunaan minyak tersebut sebagai pengganti minyak jenuh biasa, selain dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah juga berperan dalam mencegah serangan penyakit maag. Oleh karena itu, bagi penderita penyakit maag sangat dianjurkan untuk mengonsumsi minyak zaitun secara rutin.

Berbagai kandungan senyawa kimi dalam minyak zaitun tersebut, menjadikannya sebagai obat alami yang berkhasiat sangat ampuh dalam mencegah dan menyembuhkan serangan penyakit kanker dan penyakit darah tinggi. Beberapa penyakit kanker yang dapat dikendalikan dengan mengonsumsi minyak zaitun secara rutin diantaranya adalah kanker rahim, kanker colon, kanker kulit, maupun kanker lambung.

Sementara itu, khasiat dan manfaat minyak zaitun untuk wajah, kecantikan dan kebugaran tubuh dapat dilihat lebih detil pada artikel Manfaat Minyak Zaitun Untuk Wajah, Kecantikan Dan Kebugaran.

Minyak ini juga direkomendasikan oleh para ahli kepada ibu-ibu hamil atau menyusui, karena kandungan vitamin dan nutrisinya yang cukup tinggi. Disamping itu, kandungan asam linoleiknya juga memiliki kualitas setara dengan ASI. Jika olive oil ini dicampurkan dengan susu sapi, akan menjadi sumber nutrisi yang juga setara dengan ASI. Studi bahwa manfaat minyak zaitun juga setara dengan ASI dilakukan pada tahun 1996 di Barcelona Spanyol terhadap 40 orang wanita menyusui. Dari ke-40 orang wanita tersebut, diambil sampel ASInya, kemudian dilakukan penelitian terhadap sampel ASI tersebut. Pada penelitian itu, para ahli menemukan bahwa kandungan lemak pada ASI merupakan jenis lemak berantai tunggal. Lemak berantai tunggal merupakan jenis lemak yang harus dikonsumsi oleh manusia dan merupakan jenis lemak terbaik. Sementara lemak berantai tunggal merupakan senyawa utama yang terdapat pada minyak zaitun.

Besarnya khasiat dan manfaat minyak zaitun bagi kesehatan, membuat para ahli dan spesialis tertarik untuk menelitinya lebih jauh lagi. Pemanfaatan buah zaitun selain diambil minyaknya, juga dapat dijadikan sebagai bahan makanan olahan. Hal tersebut banyak dilupakan orang, karena hampir kebanyakan mengenal zaitun dari produk minyaknya saja.

Demikian informasi terbaik yang dapat kami sajikan, semoga artikel Khasiat Dan Manfaat Minyak Zaitun Bagi Kesehatan, bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih atas kunjungannya, salam Tanijogonegoro.

ARTIKEL POPULER