Tampilkan postingan dengan label PENGOLAHAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENGOLAHAN. Tampilkan semua postingan

RESEP MASAKAN IKAN

Resep Masakan Ikan – Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang kaya akan protein. Bahkan kebanyakan ikan konsumsi, terutama ikan air tawar, memiliki kandungan kolesterol rendah. Tentu saja aman dikonsumsi oleh orang yang menderita penyakit kolesterol. Resep masakan ikan, selain mudah dibuat, juga mudah mendapatkan bahan bakunya. Demikian juga dengan cita rasanya yang digemari masyarakat.

Pada artikel ini, kami akan menyajikan beberapa resep masakan ikan yang bisa dijadikan referansi bagi pembaca sekalian. Selain untuk melengkapi menu masakan di rumah agar lebih bervariasi, juga dapat digunakan sebagai menu tambahan pada usaha warung makan atau restoran. Resep masakan ikan ini merupakan kumpulan dari beberapa ahli masak yang cita rasanya cukup teruji.

Resep Masakan Ikan Pepes 1

Bahan yang diperlukan :
2 ekor ikan dengan berat kurang lebih 700 gram
4 lembar daun pisang batu
4 ikat daun kemangi, petik daunnya kemudian dicuci
10 batang daun bawang, potong dengan ukuran 3 cm
2 buah jeruk nipis

Bumbu :
10 buah bawang merah, iris tipis
2 buah bawang putih ukuran sedang, iris tipis
10 buah cabai merah keriting atau sesuai selera, iris tipis
4 ruas kunyit, iris tipis
4 ruas jahe, iris tipis
2 iris tipis lengkuas
20 buah cabai rawit atau sesuai selera, iris kecil-kecil
4 batang serai yang dipotong kecil-kecil
1 sendok teh asam
Garam halus secukupnya
2 iris gula merah
6 sendok makan minyak goreng bekas atau jelantah

Cara Membuat



Ikan dibersihkan, buang sisik, insang maupun isi perutnya. Kemudian lumuri dengan jeruk nipis agar bau amisnya hilang. Diamkan selama setengah jam agar aroma jeruk nipis meresap ke dalam tubuh ikan, setelah itu cuci kembali hingga bersih.

Ambil setengah bagian dari garam, asam, gula jawa atau gula merah, dan minyak jelantah. Lumuri ikan dengan bumbu-bumbu tersebut agar lebih meresap.

Ambil semua bumbu yang sudah disiapkan, tambahkan sisa setengah bagian dari garam, asam, gula jawa, dan minyak jelantah. Campur semua bahan tersebut hingga merata.

Masukkan campuran bumbu tersebut ke dalam perut dan kepala ikan secukupnya. Setengah dari sisa bumbu diletakkan di atas lembaran daun pisang batu yang telah dibersihkan sebelumnya. Letakkan ikan diatas bumbu tersebut, kemudian lumuri bagian atasnya dengan setengah dari sisa campuran bumbu. Bungkus menggunakan daun pisang batu, agar tidak terbuka, bisa dikunci dengan biting.

Panggang ikan yang sudah terbungkus daun pisang batu di atas bara hingga matang. Pemanggangan biasanya berlangsung selama kurang lebih 40 menit. Hidangkan pepes ikan tersebut selagi hangat dengan nasi putih hangat.

Selain cara tersebut, resep masakan ikan pepes juga bisa dibuat dengan cara lain. Berikut ini cara membuat pepes ikan vesrsi lainnya.

Resep Masakan Ikan Pepes 2

Bahan Yang Diperlukan :
2 ekor ikan masing-masing seberat satu kilogram
2 buah jeruk nipis yang diperas airnya
20 bawang merah
4 siung bawang putih
100 gram kemiri
4 cm kunyit
10 lembar daun salam
8 batang serai dikeprek
6 buah tomat ukuran sedang, disisir tipis-tipis
4 ikat daun kemangi, petik daunnya kemudian dicuci
Daun pisang untuk membungkus ikan
Garam secukupnya

Cara Membuat :
Ikan dibersihkan, buang isi perutnya, sirip, dan sisiknya. Belah memanjang bagian bawah perut ikan. Setelah bersih, olesi ikan tersebut dengan air perasan jeruk nipis. Diampkan selama 15 menit agar bau amis hilang. Setelah itu, cuci kembali ikan hingga bersih.

Haluskan bumbu bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, dan garam. Menghaluskan bumbu bisa menggunakan muthu dan cobek atau bisa juga diblender. Setelah halus, campurkan bumbu lain hingga merata.

Oleskan bumbu yang sudah siap dan tercampur rata pada bagian luar daging ikan dan sebagian sisanya dimasukkan ke dalam perut ikan. Diamkan selama 15 menit agar meresap ke dalam daging. Letakkan ikan di atas daun pisang, kemudian taburkan kemangi di atasnya. Bungkus hingga rapat menggunakan daun pisang tersebut. Gunakan penjepit dari biting. Kukus selama 30 menit, kemudian angkat, dan panggang menggunakan arang hingga airnya mengering. Pepes ikan siap dihidangkan.

Resep Masakan Ikan Pepes 3

Bahan Dan Bumbu yang diperlukan :
1 ekor ikan berat kurang lebih 350 gram
25 gram kemiri
5 gram kunyit
5 gram serai, potong kecil-kecil lalu dikeprek
5 gram bawang merah
5 gram bawang putih
2 lembar daun salam
3 gram ketumbar dan jinten
1 buah jeruk limau
Garam dan lada atau merica bubuk secukupnya
Daun pisang kluthuk

Cara Membuat :
Bersihkan ikan, belah bagian perutnya kemudian keluarkan semua kotorannya, buang sisik dan siripnya. Beri guratan pada kedua sisi tubuhnya agar bumbu lebih meresap.Tabur dan lumuri tubuh ikan menggunakan lada, garam, dan air perasan jeruk limau hingga merata.

Kemiri disangan atau digoreng tanpa minyak beberapa saat, kemudian haluskan bersama bersama bumbu lain dengan cara diulek menggunakan cobek. Tambahkan sedikit air kemudian masukkan daun salam dan daun serai. Panaskan hingga mendidih bumbu tersebut, kemudian angkat dan dinginkan.

Setelah dingin, lumuri ikan dengan bumbu tersebut, masukkan sisa bumbu pada bagian perut ikan. Kemudian bungkus menggunakan daun pisang kluthuk yang telah dibersihkan sebelumnya.

Panaskan pan, lumuri dengan sedikit minyak agar tidak lengket. Setelah cukup panas, masukkan bungkusan ikan tersebut kemudian tutup rapat. Ikan harus sering dibolak-balik agar matang merata. Setelah cukup matang, angkat dan sajikan pepes ikan tersebut dalam keadaan panas dengan nasi putih panah. Lebih nikmat disajikan bersama sambal bawang atau sambal terasi.

Resep Masakan Ikan Kuah Super Pedas

Bahan Yang Diperlukan
I ekor ikan mas berukuran 1 kg
2 buah jeruk nipis, peras dan diambil airnya
2 sendok makan minyak zaitun
½ cm rimpang jahe, iris tipis-tipis
2 batang serai, potong-potong kemudian dikeprek atau dimemarkan
2 batang daun bawang, iris kecil-kecil
2 buah tomat, iris tipis memanjang
Garam dan air secukupnya

Bumbu
25 buah cabai rawit merah (lombok setan), iris kecil-kecil
6 butir bawang merah yang dihaluskan
2 siung bawang putih yang dihaluskan
2 cm kunyit yang dihaluskan

Cara Membuat
Bersihkan ikan, buang isi perut dan sisiknya, beri guratan pada bagian sisi tubuhnya agar bumbu meresap. Kemudian lumuri dengan air perasan jeruk nipis. Panaskan minyak zaitun dengan api sedang, tumis semua bumbu, jahe, dan serai. Setelah mengeluarkan bau harum, masukkan semua bahan kecuali air. Diamkan beberapa saat sambil dibolak-balik. Masukkan air sampai ikan terendam, kemudian ditutup. Setelah mendidih dan ikan matang, kemudian diangkat dan sajikan dalam kondisi panas bersama nasi putih hangat.

Resep Masakan Ikan Santan Kacang Panjang

Bahan Yang Diperlukan
3 ekor ikan segar masing-masing kurang lebih 200 gram
1 buah jeruk nipis, peras dan diambil airnya
10 helai kacang panjang
5 butir bawang merah
2 siung bawang putih ukuran sedang
8 buah cabai merah keriting
2 cm jahe
2 cm kunyit
1 butir kelapa yang sudah tua, parut dan peras diambil santannya dengan 500 ml air
3 lembar daun jeruk purut
2 batang serai, potong kecil-kecil kemudian di keprek
1 lembar daun kunyit berukuran sedang
3 potong asam kandis
2 sendok makan air asam jawa

Cara Membuat
Cuci dan bersihkan ikan, buang isi perut dan sisi, kemudian buat guratan menggunakan pisau di bagian sisi tubuh ikan. Taburi dan oleskan garam dan air perasan jeruk nipis hingga merata ke seluruh tubuh ikan. Diamkan selama 15 menit agar bau amis hilang.

Gerus semua bumbu, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, jahe, kunyit, garam secukupnya. Setelah itu, kacang panjang dipotong-potong dengan ukuran 6 cm.

Masukkan bumbu tersebut pada santan, tambahkan daun jeruk, serai, daun kunyit, asam kandis dan asam jawa. Panaskan dengan api sedang hingga mendidih, lalu masukkan ikan dan biarkan hingga ikan matang dan berubah warna. Setelah matang, masukkan kacang panjang, diamkan beberapa saat hingga kacang panjang agak layu. Lalu angkat dan sajikan hangat-hangat bersama nasi putih hangat. Lebih nikmat dengan sambal terasi.

Resep Masakan Ikan Oven

Bahan Yang Diperlukan
1 ekor ikan seberat 1 kg
2 siung bawang putih, haluskan
2 sendok makan air perasan jeruk nipis
Margarin secukupnya
1 batang serai, potong kecil-kecil kemudian dikeprek
2 buah tomat, potong tipis memanjang

Bumbu
10 butir bawang merah
½ ruas jari jahe emprit
20 cabai merah keriting
Garam secukupnya

Cara Membuat
Ikan dibersihkan, buang isi perut dan sisiknya, potong dengan ukuran sesuai selera, tabur dan lumuri hingga merata menggunakan air perasan jeruk nipis dan gerusan bawang putih. Diamkan selama 45 menit agar bumbu meresap.

Olesi pinggan tahan panas menggunakan margarine, kemudian masukkan ikan kedalamnya. Panggang dengan api sedang hingga ikan matang dan airnya mengering.

Haluskan semua bumbu, kemudian panaskan margarine dengan api sedang untuk menumis bumbu, hingga baunya harum. Masukkan serai dan tomat, aduk hingga merata dan diamkan hingga matang. Tuangkan bumbu tersebut di atas ikan yang telah dioven. Masakan siap dihidangkan, sebaiknya sajikan saat masih panas.

Resep Masakan Ikan Rujak

Resep masakan ikan ini pada dasarnya mengkombinasikan ikan bakar dan bumbu rujak. Berikut ini cara membuat resep masakan ikan rujak.
Bahan Yang Diperlukan:
2 ekor ikan berukuran kuran lebih 500 gram
3 butir bawang merah
2 siung bawang putih
7 butir kemiri
10 buah cabai merah keriting
½ jari kunyit
1 jari lengkuas
2 lembar daun jeruk nipis
1 batang serai, potong-potong kemudian dikeprek
Air asam dan terasi secukupnya
Garam secukupnya
1 sendok teh gula pasir
Daun pisang secukupnya

Cara Membuat
Bersihkan ikan, buang isi perut dan sisiknya, buat guratan di bagian sisi tubuhnya agar bumbu lebih meresap.

Haluskan semua bumbu kecuali daun jeruk nipis dan serai, bisa diulek atau menggunakan blender. Tambahkan air asam, terasi, gula pasir, serai dan daun jeruk nipis. Oleskan bumbu ke seluruh tubuh ikan hingga merata, sisanya dimasukkan ke bagian perut. Bungkus ikan menggunakan daun pisang hingga rapat, kemudian dibakar di atas arang hingga matang. Masakan siap dihidangkan, sajikan saat masih panas.

RESEP MINUMAN KUNYIT INSTAN

Resep Minuman Kunyit Instan – Kunyit sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Tanaman temu-temuan yang satu ini sering digunakan sebagai bumbu masak. Kunyit memiliki khasiat yang besar dalam kesehatan manusia. Tanaman ini mengandung berbagai zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam menopang kesehatan. Mengonsumsi kunyit sebagai makanan tentu jarang dilakukan orang, karena rasanya yang tidak enak. Namun, untuk mendapatkan manfaat kunyit yang besar, ada cara yang dapat dilakukan, sehingga kita tidak lagi merasakan rasa tidak enak saat mengonsumsi kunyit. Salah satu cara agar kunyit layak dikonsumsi adalah dengan membuat kunyit instan.

Membuat kunyit instan tidaklah sulit, tidak membutuhkan bahan yang sulit atau mahal, serta dapat dibuat dengan peralatan yang relatif sederhana. Berikut ini kami sajikan resep minuman kunyit instan.

Peralatan Yang Dibutuhkan Untuk Membuat Minuman Kunyit Instan

Peralatan yang dibutuhkan sangat sederhana dan biasanya sudah tersedia di rumah sebagai peralatan standar di dapur, diantaranya adalah:

  1. Baskom atau alat lain yang dapat digunakan untuk mencuci rimpang kunyit dan bahan-bahan lain.
  2. Pisau untuk mengupas dan membersihkan rimpang kunyit serta sebagai alat potong rimpang kunyit dan bahan-bahan lain.
  3. Talenan atau alat lain yang dapat digunakan sebagai alas untuk mengeprak atau memukul rimpang kunyit atau sebagai alas memotong setiap bahan.
  4. Ulek-ulek atau alat lain yang dapat digunakan sebagai pemukul rimpang kunyit
  5. Blender untuk menghaluskan rimpang kunyit setelah dikeprak.
  6. Gelas ukur atau alat ukur lain untuk menakar air yang digunakan untuk merebus bahan.
  7. Ember atau alat lain yang dapat digunakan sebagai wadah semua bahan yang telah dicuci atau dibersihkan.
  8. Panci atau alat lain yang dapat digunakan untuk merebus semua bahan.
  9. Kompor atau alat lain yang dapat digunakan sebagai pemanas pada saat perebusan.
  10. Centong atau alat pengaduk lain untuk mengaduk campuran bahan pada saat perebusan.
  11. Saringan atau alat lain yang dapat digunakan sebagai penyaring kristal kunyit instan yang telah jadi.
  12. Plastik atau alat kemas lain, digunakan untuk mengemas atau menyimpan kunyit instan yang telah jadi atau siap dikemas.

Bahan Resep Minuman Kunyit Instan




Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kunyit instan tidaklah rumit, dan bisa dibeli dengan harga yang murah, diantaranya adalah 1 kilogram kunyit putih, 1 kilogram gula pasir, 6 batang serai, 10 butir cengkeh, 5 lembar daun pandan, 4 ruas jari kayu manis atau keningar, dan 250 mililiter air bersih.

Cara Membuat Kunyit Instan

Membuat kunyit instan cukup sederhana, tidak membutuhkan keterampilan khusus, sehingga bisa dilakukan oleh setiap orang. Berikut ini cara membuat kunyit instan.

  1. Kupas dan bersihkan rimpang kunyit putih, kemudian potong ukuran sedang. Cuci potongan rimpang kunyit putih tersebut, lalu dikeprak hingga remuk atau pecah-pecah. Kunyit putih yang sudah dikeprak kemudian diblender hingga halus. Tambahkan 250 mililiter air pada kunyit putih yang sudah dihaluskan, lalu peras dan saring bubur kunyit putih tersebut.
  2. Bersihkan bahan-bahan lain, seperti daun pandan, kayu putih atau keningar, serai, dan cengkeh, kemudian masukkan semua bahan pada air perasan kunyit putih.
  3. Rebus semua bahan di atas api kecil sambil terus diaduk agar tidak lengket. Pengadukan harus dilakukan semakin cepat pada saat hampir matang agar tidak gosong atau lengket.
  4. Jika sudah membentuk kristal dan berwarna putih sedikit kecokelatan, matikan api dan biarkan kristal kunyit instan dingin.
  5. Haluskan kristal kunyit instan kemudian diayak menggunakan saringan yang agak halus, agar ukuran kristal seragam.
  6. Masukkan kunyit instan yang sudah jadi pada wadah yang sudah disiapkan untuk disimpan, atau bisa juga langsung dimasukkan dalam kemasan jika kunyit instan akan dijual.
Demikian informasi terbaik yang dapat kami sajikan, semoga artikel Resep Minuman Kunyit Instan, bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih atas kunjungannya, salam Tanijogonegoro.

RESEP MINUMAN JERUK INSTANT

Resep Minuman Jeruk Instant – Bahan utama yang digunakan sebagai resep minuman jeruk instant adalah jeruk nipis atau jeruk lemon. Buah jeruk nipis berbentuk bulat, berkulit tipis, dan memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi dengan rasa relatif asam. Jeruk nipis sering digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan beberapa penyakit, seperti batuk dan turun panas.

Sementara itu, jeruk lemon memiliki bentuk buah agak lonjong, berukuran agak besar dan memiliki kandungan air yang cukup tinggi. Seperti halnya jeruk nipis, jeruk lemon juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi dan sering digunakan sebagai obat tradisional.

Membuat Minuman Jeruk Instant

Jeruk instant merupakan minuman yang banyak digemari oleh masyarakat. Selain enak diminum dengan es, jeruk instant juga enak disajikan hangat-hangat. Untuk membuat jeruk instant tidaklah sulit dan bisa dibuat dengan peralatan yang sangat sederhana. Selain digunakan sebagai persediaan bahan minuman di rumah, jeruk instant juga bisa dijual atau dipasarkan untuk usaha bisnis kecil. Berikut ini kami uraikan cara sederhana membuat jeruk instant.

Peralatan Yang Dibutuhkan Untuk Membuat Jeruk Instant




Peralatan yang dibutuhkan untuk membuat jeruk instant sangat sederhana, biasanya ibu-ibu rumah tangga sudah memiliki peralatan-peralatan tersebut sebagai peralatan standar memasak. Berikut ini beberapa peralatan yang dibutuhkan:
  1. Wadah berukuran sedang, untuk mencuci semua bahan yang dibutuhkan.
  2. Pisau dapur, untuk memotong jeruk atau bahan-bahan lain.
  3. Talenan, digunakan sebagai alas untuk mengeprak serai.
  4. Ulekan, untuk memukul atau mengeprak serai.
  5. Alat yang dapat digunakan untuk memeras air jeruk.
  6. Galas takar, untuk mengukur atau menakar air yang digunakan untuk merebus.
  7. Ember, untuk membersihkan peralatan yang digunakan.
  8. Panci, untuk merebus semua bahan yang sudah dicampur.
  9. Kompor, untuk pemanas pada saat perebusan semua bahan.
  10. Alat pengaduk, untuk mengaduk pada saat dilakukan perebusan.
  11. Saringan, untuk menyaring kristal jeruk instant yang sudah jadi.
  12. Plastik atau alat kemas lain, untuk mengemas kristal jeruk instant yang sudah siap dijual.

Bahan Membuat Minuman Jeruk Instant

15 buah jeruk nipis atau jeruk lemon, 1 kilogram gula pasir, 6 batang serai, 10 butir buah cengkeh, 5 helai daun pandan, 3 ruas jaru kayu manis atau keningar, dan 200 ml air putih.

Cara Membuat Minuman Jeruk Instant

Jeruk nipis atau jeruk lemon dibelah menjadi dua bagian, kemudian peras dan ambil airnya. Saring air perasan jeruk tersebut, gunakan saringan yang halus agar materi padat bisa tersaring semua. Cuci semua bahan lainnya, seperti serai, buah cengkeh, daun pandan, kayu manis atau keningar. Masukkan semua bahan ke dalam panci kemudian rebus sambil diaduk-aduk hingga larut.

Api yang digunakan untuk merebus jangan terlalu besar. Pengadukan terus dilakukan agar tidak lengket atau gosong. Saat kadar air sudah mulai menyusut, pengadukan harus lebih cepat. Saat bahan sudah mengkristas, perebusan dihentikan. Matikan api dan diamkan hingga dingin. Ayaklah kristal-kriltal jeruk instant tersebut agar diperoleh kristal yang halus dan berukuran rata. Kristal kasar yang tersisa dihaluskan, kemudian diayak lagi hingga selesai.

Jeruk instant siap disajikan, bisa juga disimpan. Jika ingin dijual sebagai usaha bisnis, jeruk instant tersebut bisa dimasukkan dalam kemasan yang menarik.

Demikian informasi terbaik yang dapat kami sajikan, semoga artikel Resep Minuman Jeruk Instant bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih atas kunjungannya, salam Tanijogonegoro.

PENGOLAHAN BUAH KOPI

Selain bernilai ekonomis tinggi, manfaat kopi juga sangat besar untuk menjaga kesehatan tubuh. Untuk itu, pengolahan buah kopi secara benar menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan agar lebih memiliki nilai jual. Pengolahan kopi menjadi dapat dilakukan dengan dua metode, yaitu pengolahan kering dan pengolahan basah. Perbedaan pada kedua metode pengolahan tersebut terletak pada penggunaan air untuk mengupas kulit buah kopi maupun untuk pencucian biji kopi. Namun, teknik pemisahan dengan metode kering lebih dikenal oleh masyarakat, disamping proses pengolahannya mudah karena sudah dikelan secara turun-temurun, pengolahan dengan cara ini juga tidak memerlukan alat khusus untuk mengupas kulit buah yang dinamakan pulper.

Pengolahan Buah Kopi Secara Kering

Pengolahan secara kering biasanya dilakukan oleh para petani yang berada di daerah yang kesulitan air atau petani yang tidak memiliki alat pengupas kulit buah. Memang, alat pengupas kulit buah, yang disebut pulper, ini jarang sekali dimiliki oleh petani, karena harganya yang relatif mahal. Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pengolahan buah kopi dengan metode kering antara lain:
  • Pengolahan kopi dengan metode kering sebaiknya dilakukan jika pengolahan dengan metode basah tidak memungkinkan untuk dilakukan.
  • Pengolahan kopi dengan metode kering sebaiknya dilakukan terhadap buah kopi yang sudah terlalu matang atau buah kopi yang kurang matang dan sudah ikut terpetik saat panen.
  • Sebelum dilakukan pengolahan, sebaiknya buah kopi disortasi terlebih dahulu untuk memisahkan buah kopi yang sudah terlanjur matang, buah kopi yang kurang matang, buah kopi yang rusak, atau kotoran lain. Sehingga tersisa buah kopi yang benar-benar dalam kondisi matang dan segar.
  • Untuk pengolahan buah kopi Arabika dilakukan dengan cara dikeringkan di bawah sinar matahari hingga kadar air tersisa 30%. Selanjutnya buah kopi tersebut dikeringkan menggunakan mesin pengering dengan suhu 60°C atau bisa juga jemur kembali hingga kadar air tersisa 13%.
  • Untuk pengolahan buah kopi Robusta, pengeringan bisa langsung menggunakan mesin pengering dengan suhu maksimal 80°C atau cukup dijemur di bawah terik sinar matahari hingga kadar air tersisa 13%.
  • Buah kopi yang sudah kering kemudian dipisahkan dari kulitnya hingga tersisa biji buah kopinya saja. Biasanya pemisahan secara tradisional dilakukan dengan menggunakan alat yang oleh orang Jawa disebut tampah. Biji kopi yang telah dijemur akan terlepas dengan sendirinya dari kulit buah, kemudian dengan mengunakan tampah biji kopi tersebut dipisahkan dengan cara digoyang-goyang atau bisa juga dibilang menampi. Namun, pada pengolahan buah kopi yang sudah dilakukan secara modern, pemisahan biji dilakukan dengan menggunakan alat penggerbus yang disebut huller.
  • Setelah dipisahkan, kemudian dilakukan pemolesan, atau bisa juga langsung dilakukan sortasi untuk memisahkan biji yang benar-benar memenuhi kriteria pasar sebelum dilakukan pengemasan

Pengolahan Buah Kopi Secara Basah




Pengolahan buah kopi secara basah ini pada umumnya jarang dilakukan oleh petani karena memang peralatan yang dibutuhkan relatif mahal. Pengolahan dengan cara ini biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di bidang perkebunan kopi. Keuntungan dari pengolahan buah kopi dengan cara basah ini adalah dapat dihasilkan biji kopi yang lebih berkualitas dibanding dengan hasil pengolahan buah kopi yang dilakukan dengan cara kering. Berikut ini adalah tahapan atau proses pengolahan biji kopi dengan cara basah.

  • Sebelum melakukan pengolahan, terlebih dahulu harus dilakukan sortasi terhadap buah kopi yang berkualitas untuk dipisahkan dengan buah kopi yang rusak atau terlalu masak.
  • Sortasi dilakukan dengan memasukkan buah kopi hasil panen ke dalam bak sortasi yang telah berisi air bersih. Pastikan untuk menggunakan air bersih agar tidak mencemari buah kopi pada saat dilakukan pengolahan. Buah kopi yang mengapung dipisahkan.
  • Langkah selanjutnya adalah melakukan pemisahan kulit buah menggunakan alat pulper. Kemudian dilakukan pencucian lendir.
  • Pengolahan kopi Arabika dilakukan dengan proses fermentasi selama 36 jam. Setiap 12 jam dilakukan pembilasan biji buah kopi. Kemudian buah dicuci untuk menghilangkan sisa lendir.
  • Biji kopi basah atau kopi gabah, yang masih terbungkus dengan kulit tanduk, kemudian ditiriskan selama beberapa jam. Biji kopi ini dikenal juga dengan horn skin (HS).
  • Untuk pengolahan kopi Arabika, biji kopi harus dikeringkan dulu di bawah sinar matahari hingga kadar air mencapai 30%, biasanya dilakukan penjemuran selama sembilan hari. Kemudian biji kopi tersebut bisa langsung dimasukkan ke dalam mesin pengering dengan suhu maksimal 45°C, atau bisa juga dilanjutkan dengan penjemuran hingga kadar air berada di bawah 12%.
  • Untuk pengolahan kopi Robusta, biji kopi horn skin (HS) bisa langsung dikeringkan menggunakan mesin pengering dengan suhu maksimal 80°C yang berangsur-angsur diturunkan hingga 60°C. Atau bisa juga dilakukan pengeringan dengan penjemuran di bawa terik sinar matahari. Pengeringan tersebut dilakukan hingga kadar air berada di bawah 12%.
  • Selanjutnya adalah penggerbusan terhadap biji kopi HS menggunakan alat penggerbus atau huller untuk mendapatkan biji kopi beras atau kopi pasar.
  • Sortasi terhadap biji kopi pasar sebelum dilakukan pengemasan sesuai dengan kriteria standar mutu yang diterima oleh pasar.

CARA MENGAWETKAN DAGING

Cara Mengawetkan Daging - Daging merupakan bagian tubuh dari hewan yang bersifat lunak, melekat pada tulang dan dibungkus oleh lapisan luar yang dinamakan kulit. Daging tersusun oleh sebagian besar jaringan otot, tulang rawan, urat, serta biasanya dilekati oleh lemak terutama pada hewan-hewan yang bertubuh gemuk.

Sebagai komoditas dagang, sebutan daging bisanya ditujukan untuk daging yang berasal dari hewan besar (mamalia dan reptil) saja. Daging semacam ini disebut pula "daging merah", dan diperdagangkan dalam bentuk potongan-potongan. Meskipun memiliki otot (dan daging), ikan (termasuk pula amfibi), hasil laut, dan unggas bukanlah termasuk komoditas daging, karena diperdagangkan secara utuh. Daging dari hewan-hewan terakhir ini disebut pula "daging putih".

Produk olahan daging dapat diperoleh di pasaran dengan berbagai ragam jenis, bentuk, dan variasi. abon, daging kuring, sosis, dendeng, dan kornetbif merupakan beberapa contoh produk olahan daging. Ketersediaan dan keanekaragaman produk daging di tanah air sudah tidak perlu diragukan lagi.

Abon merupakan hasil olahan daging yang berbentuk gumpalan-gumpalan serat daging yang halus dan kering. Produk ini diperoleh dari penggorengan daging cincang yang telah ditambah dengan bumbu-bumbu.

Daging kuring merupakan istilah yang ditujukan untuk daging yang telah mengalami perlakuan penggaraman. Penggaraman daging ini tidak dilakukan menggunakan garam dapur (NaCl), tetapi menggunakan garal salpeter.

Sosis merupakan produk daging olahan berupa campuran daging giling dengan bumbu-bumbu lain serta lemak. Umumnya lemak yang digunakan adalah lemak sapi.

Dendeng merupakan produk olahan daging kering khas Indonesia yang dihasilkan dari proses kombinasi antara kuring dan pengeringan.

Kornetbif merupakan produk olahan daging daging sapi yang telah mengalami proses kuring dengan bumbu-bumbu, sodium nitrit (NaNo₂), kentang, dan kaldu.

A. Penyebab Kerusakan Daging




Daging merupakan komoditas yang cepat mengalami kerusakan. Kerusakan ini terutama disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme. Daging memang merupakan media yang ideal bagi perkembangbiakan mikroorganisme (baik mikroorganisme perusak maupun pembusuk). Hal ini disebabkan kadar air daging yang sangat tinggi (68-75%), kaya akan zat yang mengandung nitrogen, mengandung sejumlah zat yang dapat difermentasikan, kaya akan mineral, dan mempunyai pH yang menguntungkan bagi pertumbuhan mikroorganisme (5,3-6,5).

Cepat atau lambatnya daging mengalami kerusakan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti suhu daging, suhu lingkungan, kadar air, kelembapan, jumlah oksigen, tingkat pH, dan kandungan gizinya.

B. Pendinginan dan Pembekuan Daging

Daging temak dan unggas segar akan bertahan selama 1-2 hari jika disimpan pada suhu sekitar 21,1° C. Jika disimpan pada suhu ruang (27° C) maka produk tersebut dalam waktu 1-2 hari, dapat dipastikan tidak layak konsumsi lagi akibat kerusakan bahan.

Pendinginan dan pembekuan merupakan suatu proses untuk memperpanjang masa simpan dari bahan pangan yang kini umum dilakukan dalam rumah tangga. Dulu pendinginan dapat dilakukan dengan menggunakan es yang diletakkan di sekitar bahan pangan dalam ruangan yang kedap udara. Sekarang, pendinginan banyak dilakukan dalam refrigerator. Bila ingin menyimpan daging lebih lama, daging dapat dibekukan dalam freezer.

Pendinginan terjadi pada suhu 0° C sampai 5° C. Daya awet pendinginan biasanya 4 hari sejak pembelian daging. Ini merupakan waktu yang biasanya diperlukan daging untuk mencapai suhu 5° C atau kurang. Jadi, daging yang didinginkan harus sudah diolah dalam waktu 3-4 hari sejak pembelian. Khusus daging giling harus sudah diolah dalam waktu satu hari kecuali langsung dibekukan pada suhu pembekuan -80° C. Hal ini karena pengilingan menyebabkan lebih banyak bakteri tersangkut di dalamnya.

Pembekuan merupakan cara sempurna untuk mengawetkan daging. Pembekuan dapat mempertahankan kualitas dan sifat-sifat organoleptik, termasuk nilai gizinya dalam jangka waktu tertentu. Pembekuan biasanya dilakukan pada suhu -12° C sampai dengan suhu -28° C. Masa simpan daging beku bervariasi tergantung suhu dan jenis ternak. Daging unggas sesudah dibersihkan harus segera dibekukan karena dengan pendinginan saja daging hanya dapat bertahan beberapa jam.

Daging sapi yang disimpan dalam suhu -12°C bisa bertahan selama 4 bulan; -18°C bisa bertahan selama 6 bulan; -23°C bisa bertahan selama 12 bulan; -28°C bisa bertahan selama lebih dari 12 bulan.

Daging domba muda yang disimpan dalam suhu -12°C bisa bertahan selama 5 bulan; -18°C bisa bertahan selama 6 bulan; -23°C bisa bertahan selama 12 bulan; -28°C bisa bertahan selama lebih dari 12 bulan.

Daging anak sapi yang disimpan dalam suhu -12°C bisa bertahan selama 3 bulan; -18°C bisa bertahan selama 4 bulan; -23°C bisa bertahan selama 8 bulan; -28°C bisa bertahan selama 12 bulan.

Daging babi yang disimpan dalam suhu -12°C bisa bertahan selama 2 bulan; -18°C bisa bertahan selama 4 bulan; -23°C bisa bertahan selama 8 bulan; -28°C bisa bertahan selama 10 bulan.

Bila ingin mendinginkan atau membekukan daging, beberapa hal di bawah ini sebaiknya diperhatikan.
  1. Daging yang baru dibeli segera dibersihkan (lebih baik dengan air matang hangat).
  2. Untuk memudahkan saat mengolah, kelompokkan daging sesuai tujuan pengolahan.
  3. Tiriskan daging untuk mengurangi kadar air.
  4. Bungkus rapat daging dalam kantong-kantong plastik dan masukkan ke dalam refrigerator. Pembungkusan bertujuan untuk menghindari kontak langsung dengan udara di sekitamya.
  5. Bila akan disimpan untuk waktu lebih dari 3 hari maka pindahkan daging dari refrigerator ke dalam freezer. Bila tidak, sebaiknya daging langsung diolah.
  6. Untuk daging yang dibekukan saat akan dimasak, keluarkan dari freezer dan segarkan kembali (thawing). Mula-mula penyegaran dilakukan dalam lemari pendingin, kemudian dilanjutkan di bawah air dingin yang mengalir atau direndam air hangat beberapa jam sebelum dimasak.

Hal-hal yang harus diingat saat menangani daging beku.

  1. Saat memindahkan ke dalam refrigerator atau di bawah air untuk penyegaran kembali, daging harus tetap berada di dalam plastik yang tertutup rapat.
  2. Daging harus disegarkan dengan air secara merata agar panas yang diterima mencapai seluruh permukaan daging untuk meminimalkan aktivitas bakteri.
  3. Jangan membekukan kembali daging yang sudah disegarkan karena memudahkan tumbuhnya kembali mikroba sehingga daging menjadi mudah busuk.
  4. Masaklah segera daging yang telah disegarkan.

C. Kerusakan Daging Dingin atau Daging Beku

Pendinginan atau pembekuan bukan untuk menjadikan kualitas daging menjadi lebih baik, apalagi jika keadaan sebelum didinginkan atau dibekukan sudah tidak baik. Kedua perlakuan tersebut hanya menghambat kerusakan pada daging yang akan terjadi selanjutnya.

Kerusakan daging berupa busuk tulang, yang ditandai dengan bau busuk dan cita rasa seperti gas busuk pada tulang, maka karkas harus segera didinginkan. Jika ditemukan kerusakan daging berupa bercak-bercak berwarna, yang ditandai dengan bercak berwarna kuning, biru, kehijauan, hitam kecoklatan, atau ungu yang terdapat pada permukaan daging, maka harus dipastikan kebersihan daging tersebut sebelum dilakukan pendinginan. Selain itu, bila daging ditumbuhi oleh cendawan, yaitu ditandai dengan adanya benang cendawan berwarna abu-abu sampai hitam, maka harus dilakukan pemotongan pada bagian tersebut sedalam pertumbuhan cendawan, dan pastikan agar permukaan daging bebas dari air. Atau jika daging mengeluarkan lendir pada permukaan yang sering disertai keluarnya gelembung-gelembung kecil dan bau atau cita rasa busuk, maka daging harus segera didinginkan pada susu di bawah 2°C.

D. Pengawetan Daging Dengan Cara Lain

Selain dengan pendinginan dan pembekuan, daging dapat diawetkan dengan pemanasan atau pengeringan. Syarat-syarat dan hal-hal yang perlu diperhatikan dapat adalah:
  1. Jika menggunakan metode pemanasan, maka penyimpanan daging dilakukan dengan pemanasan sedang yaitu dalam suhu 57-75 °C atau dapat juga dengan pemanasan dalam suhu tinggi >100°C. Masa simpan daging yang diawetkan dengan metode ini selama 1-2 hari. Pemanasan sedang bertujuan untuk membunuh atau membuat tidak aktif mikroorganisme perusak. Jika pemanasan yang dilakukan terlalu tinggi atau melebihi suhu tersebut di atas, maka akan menyebabkan nilai gizi daging berkurang.
  2. Jika menggunakan metode pengawetan daging dengan pengeringan, penyimpanan dilakukan dengan menggunakan udara panas. Cara ini tidak dianjurkan untuk daging mentah atau potongan daging masak yang cukup besar. Produk olahan daging yang diawetkan menggunakan cara ini adalah dendeng. Masa simpan dendeng bisa mencapai 6 bulan. Pengeringan yang dilakukan dalam suhu >60°C menyebabkan daya serap air daging kering menjadi berkurang. Selain itu lemak daging juga dapat mengalami ketengikan.

ARTIKEL POPULER