Tampilkan postingan dengan label OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan

VESPA VBB 150 WARNA HIJAU, TAMPIL UNIK SEMAKIN MENAWAN

Vespa merupakan nama merk skuter yang diproduksi oleh Piaggio & Co SpA dari Pontedera, Italia. Vespa dikembangkan dan diproduksi dalam satu model motor skuter yang cukup unik. Di Indonesia sendiri, Vespa memiliki segmen penggemar yang cukup banyak bahkan begitu banyaknya penggemar Vespa ini, telah terbentuk suatu asosiasi yang dikenal Vespa Indonesia. Memang, keunikan dan keantikan vespa, selain dipengaruhi oleh model juga dipengaruhi oleh umur, menjadikan motor besutan Piagio ini memiliki harga jual yang cukup mencengangkan. Harga jual Vespa selain dipengaruhi oleh umur kendaraan juga sangat dipengaruhi oleh originalitas komponennya.

Vespa VBB 150 Tampil Lebih Menawan

Kali ini kami mencoba untuk menghubungi salah satu penggemar dan pakar Vespa dari kota Wonosobo, Jateng. Om Amri, begitu panggilan akrabnya di kalangan penggermar Vespa. Jatuh hati dan bergelut dengan Vespa sudah puluhan tahun, sehingga sangat profesional dalam menangani motor Vespa ini. Selain untuk menyalurkan hobi, kegemarannya pada Vespa ini juga dikembangkan sebagai bisnis sampingan yang cukup menjanjikan. Kali ini, Om Amri sedang memoles Vespa kesayangannya, VBB 150 yang memang sudah tampil cukup menawan. Hobi dan kegemarannya terhadap Vespa memang cukup besar, sehingga hampir tiap hari selalu mengelus-elus Vespa kesayangannya ini.

Vespa VBB 150, Dicat Hijau Hansip Tampak Lebih Cerah




Pilihan warna hijau hansip yang digunakan untuk momoles Vespa VBB 150 ini memang meberikan kesan yang cerah dan full happy. Disamping memang perawatan yang cukup intensif sehingga memberikan tampilan yang lebih kinclong. Dengan kapasitas silinder 150 cc, Vespa yang dibuat tahun 1962 ini masih sering digunakan untuk perjalanan touring Wonsob – Jogjakarta dengan bensin yang sangat irit, kurang lebih 50 km/liter.

Sedikit Variasi Membuat Vespa VBB 150 Lebih Unik

Tidak banyak variasi yang dilakukan untuk memoles Vespa kesayangannya ini, dan ternyata justru memberikan kesan unik tersendiri. Untuk Vespa VBB 150 ini Om Amri memang sengaja tidak memolesnya dengan variasi yang berlebihan. Originalitas dan warna hijau yang dipilihnya sudah cukup memberikan nilai tambah tersendiri. Apalagi dengan jerambah atau dek yang masih terbilang prima, tentu saja akan meningkatkan nilai tawar Vespa sederhana kesayangannya. "Memang, banyak peminat yang coba menawar Vespa ini, tetapi belum akan dilepas, mungkin kalau harga cocok sih oke aja. " katanya, seraya memastikan bahwa Vespa VBB 150 ini meskipun tidak banyak variasi tetapi tetap banyak diminati penggemar Vespa.

Variasi Pada Lampu Menambah Pesona Vespa VBB 150

Om Amri hanya memberikan variasi pada lampu depan dan belakang saja terhadap Vespa VBB 150. Dengan lampu depan yang berbentuk bulat dan lampu belakang berbentuk belimbing telah menambah pesona bagi Vespa tua keluaran Italia ini. Nyala lampu depan yang cukup terang memberikan keamanan dan kenyamanan saat perjalanan jauh, terutama pada malam hari. Sementara lampu belakang masih sesuai dengan fungsi originalnya, yaitu sebagai lampu rem.

Spesifikasi Vespa VBB 150 Milik Om Amri

Tahun pembuatan 1962, warna hijau hansip, kapasitas silinder 150 cc, karburator dellorto, pengapian platina, ring roda 8, velg standar, lampu depan bulat, lampu belakang belimbing, jerambah kondisi prima, atribut stang kanan switch lampu depan, klakson, dim, serta on/off power.

Hubungi Om Amri : amrila.yasin@gmail.com

Demikian informasi yang kami sajikan mengenai Vespa VBB 150, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih atas kunjungannya, salam Tanijogonegoro.

CARA MERAWAT AKI

Sebelum membahas cara merawat aki, terlebih dahulu akan kami uraikan mengenai fungsi, jenis, dan kapasitas aki. Aki merupakan komponen yang berfungsi untuk menyimpan arus listrik dan berperan sebagai sumber energi listrik bagi suatu proses yang membutuhkan muatan listrik. Secara umum, aki dibedakan menjadi dua macam, yaitu aki basah dan aki kering.

Aki Basah

Yang dimaksud dengan aki basah adalah aki yang diisi elektrolit dan diberi muatan listrik penuh setelah aki tersebut selesai dirakit. Aki basah siap digunakan kapan saja, setiap saat dibutuhkan.

Aki Kering

Yang dimaksud dengan aki kering adalah aki yang diberi muatan listrik penuh pada pelat-pelat positif dan negatif kemudi pelat-pelat tersebut dikeringkan. Setelah pelat dikeringkan baru aki dirakit. Aki kering akan siap digunakan setelah diisi elektrolit. Jika penyimpanan terlalu lama, maka aki kering juga memerlukan tambahan muatan listrik.

Kapasitas Aki

Kapasitas aki merupakan muatan listrik yang dapat dihasilkan dengan melepas arus tetap hingga mencapai tegangan akhir. Satuan kapasitas aki dinyatakan dalam ampere hour (AH).

Cara Merawat Aki




Umur aki sangat tergantung pada perawatan, beban listrik yang dipakai, dan pengisian. Jika terjadi keterlambatan pengisian, aki akan cepat rusak. Demikian juga aki yang harus menyediakan beban listri dalam jumlah besar, biasanya akan cepat rusak, terlebih lagi jika perawatannya kurang. Oleh karena itu, untuk memperpanjang umur aki, maka harus dilakukan perawatan secara teratur. Perawatan aki yang akan kami bahas pada artikel ini terutama untuk aki basah. Bagaimana cara merawat aki?

Lakukan pengontrolan secara rutin pada air aki, jangan sampai aki mengalami kekeringan karena air tidak pernah dikontrol. Jika terjadi kekeringan, maka aki akan cepat rusak. Itulah kunci utama dalam merawat aki. Sekali lagi, lakukan pengontrolan secara rutin. Air yang surut atau bahkan kosong, akan menyebabkan sel baterai di dalam aki cepat rusak.

Air aki lama kelamaan akan mengalami penyurutan atau penurunan dari batas ideal yang telah ditetapkan. Hal ini disebabkan karena sifat dasar air, pada saat terkena panas akan menguap. Sehingga dalam kurun waktu tertentu pasti akan terjadi penyusutan air aki hingga di bawah level. Oleh karena itu, pengecekan yang terarut sangat disarankan sehingga bisa diketahui apakah telah terjadi penyusutan air atau belum.

Lakukan pengisian jika air telah menyusut. Untuk melakukan pengisian, sebaiknya aki diambil terlebih dahulu, untuk memastikan batas ketinggian air saat pengisian. Pengisian harus sesuai dengan garis batas, jangan melebihi garis batas tersebut, karena dapat mengurangi sirkulasi dan berakibat menurunnya voltage. Air yang digunakan adalah air dalam kemasan berwarna biru yang merupakan air suling murni. Ingat, jangan gunakan air aki zuur, karena aki zuur hanya digunakan untuk pengisian aki baru, jika dipaksakan akan menyebabkan kerusakan.

Selain melakukan pengontrolan pada air aki, juga harus dilakukan pengontrolan pada sistem pengisian atau charging system. Jika pengisian tidak maksimal, maka aki akan menerima arus tidak konstan. Oleh karena itu, kabel pengisian juga harus dikontrol. Jangan sampai kabel pengisian tersebut terkelupas atau robek, bahkan tidak bersambungan.

Pengukuran atau pengecekan pada aki dilakukan menggunakan alat yang disebut avometer. Kaki merah pada avometer dihubungkan ke muatan (+) pada aki, sedangkan kaki hitam pada avometer dihubungkan ke masa atau muatan (-) pada aki. Jika hasil pengukuran tersebut menunjukkan angka di bawah 12 volt, berarti pengisian pada aki tidak maksimal atau sudah melemah.

Jika akan melepas sambungan pada aki, maka lepaskan kabel (-) terlebih dahulu baru kabel (+). Namun, saat melakukan pemasangan harus kabel (+) terlebih dahulu baru kabel (-).

Demikian informasi yang dapat kami sajikan, semoga artikel Cara Merawat Aki dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih atas kunjungannya, salam Tanijogonegoro.

ARTIKEL POPULER